Sejarah Sepatu Boots yang Menarik

Sejarah Sepatu Boots – Sejarah merekam, kalau sepatu boots ini pertama kali diciptakan sekira tahun 1200-an oleh ras mongol (bangsa Mongolia). Barangkali kita sudah tahu bagaimana keadaan geografis tempat yang ditempati bangsa mongol.

Mereka bertempat di sebuah dataran yang berada di sebelah utara khatulistiwa; hampir mendekati kutub utara.

Bisa kita bayangkan bagaimana kondisi di sana. Dataran. Terus dekat dengan kutub utara. Sudah dapat dipastikan, di sana bersuhu dingin (sekali), bahkan di sana, sepanjang waktu, selalu disirami dengan salju.

Nah, sebagai penangkal dingin, dalam hal ini untuk menghangatkan badan, mereka membuat sepatu dengan desain yang lebih tinggi; hingga sampai setengah betis bahkan lebih.

Bahan dasar yang mereka gunakan untuk membuat sepatu boots tersebut adalah kulit; baik itu kulit sapi, domba, dan hewan-hewan lain yang memiliki bulu tebal.

Perkembangan Sepatu Boots

[img]

Seiring berganti zaman, sepatu boots terus berkembang. Baik dari segi desain maupun dari segi penggunaan. Mungkin memang, pada awalnya sepatu boots dirancang untuk menghangatkan tubuh, tapi sekarang … banyak sekali kita temui sepatu boots yang digunakan untuk kebutuhan lain seperti mode, pekerjaan, bahkan untuk sekadar dikoleksi.

Contohnya saja pada masa kejayaan Napoleon Bonaparte, sepatu boots digunakan sebagai alas kaki para serdadu yang melindungi dari segala situasi dan kondisi saat berperang.

Dengan memakai sepatu boots, para tentara dapat dengan ‘aman’ bergerak di berbagai medan; berjalan di berbagai daratan baik itu berbatu, lumpur, panas, dingin, dan lain sebagainya.

Berbeda dengan Amerika. Di sana sepatu boots dipakai oleh para pekerja tambang yang dalam pekerjaannya membutuhkan safety lebih. Menggunakan sepatu boots, kaki mereka lebih aman dari medan yang berat.

Di sisi lain, para cowboy memakai sepatu boots dengan desain yang ujungnya lebih diruncingkan dan asesoris tambahan seperti gerigi pada bagian belakang sepatu untuk memacu kuda agar berlari lebih cepat.

Boots Koboi

[img]

Dunia fashin mulai mengenal sepatu boots sekira abad 19-an. Pada masa itu langsung muncuil berbagai model sepatu boots dengan penggunaan yang juga bermacam-macam seperti rain boots, hiking boots, riding boots, dan lainnya.

Secara minat, sepatu boots pada saat itu lebih diminati kaum wanita, sehingga sepatu boots yang beredar kebanyakan diperuntukkan untuk wanita.

Sekitar tahun 1913, istri dari seorang perancang mode Prancis Paul Poiret, yaitu Denis Poiret, membikin heboh Prancis raya dan New York karena ia memakai sepatu boots dengan tinggi mencapai lutut yang terbuat dari kulit marokko.

Sepatu ‘mencengangkan’ tersebut ternyata didesain oleh suaminya untuk kemudian diproduksi oleh Bottier Favereau dengan kaki persegi dan tumit pendek. Sejak saat itu, sepatu boots benar-benar menjadi primadona; terkenal di dunia fashion dan terus berkembang hingga 1960 – 1970an

Macam Macam Sepatu Boots

[img]

Hari ini, sepatu boots menjadi pilihan paling menarik bagi perempuan sekaligus menjadi pesaing bagi produk-produk sepatu jenis lain di dunia fashion; seperti high heels dan lain sebagainya.

Selama masa berkembangnya, sepatu boots sudah divariasikan ke dalam berbagai jenis model seperti misalnya sepatu boots Chelsea, sepatu boots wellington, dan sepatu boot frye. Bila dilihat dari sini, sepatu boots sudah bergeser dari fungsi dasarnya yang hanya untuk menghangatkan kaki dari dingin.

Sepatu Boots Frye

[img]

Sepatu Boots Wellington

[img]

Sepatu Boots Chelsea

[img]

Selain 3 model sepatu boots di atas, ada juga model lain yang sedikit lebih formal dari derby dan moccasin.

Berikut ini model derby boots dan moccasine boots.

Sepatu Boots Model Derby

[img]

Seperti halnya oxford, tetapi yang membuat beda untuk derby ialah tali sepatu yang tidak melekat langsung pada kulit lapisan pertama. Namun, pada derby terdapat seperti kulit tambahan sebagai tempat untuk tali sepatu.

Sepatu Boots Model Moccasin

Sepatu moccasin dicirikan dengan desain pada bagian samping sepatu. Di sana terdapat terdapat hiasan jahitan yang memutar hingga sampai pada ujung depan sepatu. Kebanyakan sepatu moccasin terlihat flat, inilah yang mencari ciri khas dari moccasin.

Sepatu boots memiliki tinggi hingga sampai mata kaki, sepatu boot mocasin juga keren lho jika kamu pakai.

Grosir Sepatu Tanah Abang

Apa Komentarmu?