Kucing Tidak Mau Makan: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kucing Tidak Mau Makan – Apa penyebab kucing tidak mau makan? Bagaimana cara mengatasinya agar kucing mau makan lagi? Berapa lama kucing akan bertahan tanpa makan? Temukan semua jawabannya di sini. Silakan gunakan daftar isi di bawah untuk langsung ke topik yang kalian tuju. Tks.

***

Kalau kalian memelihara seekor kucing, lalu tiba-tiba saja suatu hari dia mogok makan padahal di hari-hari normal makannya sangat banyak, apa yang kalian rasakan? Panik? Cemas? Atau malah acuh karena menganggap hal tersebut normal dan besok lusa akan normal kembali?

Well. Meskipun kucing tidak mau makan adalah hal yang sangat umum terjadi, tapi ketika hal tersebut terjadi selama berhari-hari, maka kalian patut untuk curiga: mungkin kucingnya sakit?

Nah, untuk menjawab kecurigaan kalian, silakan baca artikel ini sampai tuntas. Barangkali penyebab kucing kalian mogok makan adalah salah satu yang kami tulis di sini.

Penyebab Kucing Tidak Mau Makan

Secara umum, penyebab kucing tidak mau makan dibagi menjadi dua kategori: masalah kesehatan dan masalah makanan. Berikut penjelasannya.

1. Kucing Menelan Benda Asing

Penyebab kucing tidak mau makan yang pertama adalah karena, mungkin, kucing kalian menelan benda asing selain makanan.

Namanya kucing. Hewan. Makhluk tidak punya akal. Meskipun punya insting untuk membedakan mana makanan mana bukan, tetap saja ada kasus di mana mereka menelan benda-benda asing.

Akibatnya, benda tersebut menghalangi proses pencernaan. Bisa saja tersangkut di mulut atau di usus, sementara organ dalamnya tidak bisa mencerna benda tersebut.

2. Penyakit Mulut

Hal kedua yang bisa menyebabkan kucing tidak mau makan adalah karena sedang terserang penyakit mulut.

Untuk mendeteksi apakah kucing kalian terserang, silakan cek mulutnya. Apakah ada luka? Apakah ada bau kurang sedap? Apakah kucing mengerang kesakitan ketika kalian memegang mulutnya?

Kalau ketiga tanda-tanda tersebut tidak terlihat, silakan hubungi dokter hewan untuk menanyakan soal pastinya.

3. Masalah di Sistem Pencernaan

Berikutnya, alasan kucing tidak mau makan adalah karena ada masalah di sistem pencernaannya. Bisa karena terserang penyakit atau karena menelan benda asing seperti yang sudah kami sebutkan di atas tadi.

Salah satu tanda kucing mengalami masalah pencernaan adalah, kucing kalian mungkin mengalami muntah-muntah atau diare. Jika kedua tanda-tanda tersebut muncul di kucing kalian, bisa dicoba untuk ditolong dulu dengan susu untuk kucing sakit.

Jika berlanjut. Periksakan ke dokter hewan.

4. Sakit Gigi

Jika kalian belum tahu, kucing ternyata bisa sakit gigi juga. Seperti manusia. Tapi ada sedikit perbedaan. Pada kucing, sakit gigi berarti ada penyakit pada area mulut dan giginya. Bisa karena bakteri karena makan sembarangan atau hal lainnya.

Gigi dan gusi yang sakit, sangat bisa menjadi penyebab kucing susah makan. Atau paling tidak nafsu makannya menurun. Tapi penyakit pada gusi dan gigi kucing agak sulit didiagnosis. Jadi, kalian perlu memeriksakannya ke dokter hewan.

5. Bau dan Tekstur Makanan

Selanjutnya adalah penyebab kucing tidak mau makan dan kaitannya dengan makanan yang kalian berikan.

Salah satu hal yang membuat nafsu makan kucing kalian menurun adalah bau makanan yang kalian sajikan untuk mereka.

Kucing ini kadang ribet sekali. Ketika dari awal kalian sudah memberinya makan dengan ikan-ikan segar, dia akan cenderung menolak makanan kucing kering. Begitupun sebaliknya.

Jadi, saran kami, hindari untuk secara mendadak mengganti makanan kucing, karena mungkin saja kucing kalian tidak terbiasa dengan tekstur dan baunya.

6. Makanan Basi

Penyebab kucing susah makan berikutnya adalah, mungkin, karena makanan yang kalian berikan sudah basi atau kadaluarsa.

Segera cek bungkus makanan kucing atau cium aroma makanannya. Jika aroma yang keluar tidak seperti biasa, bisa saja makanan kucing tersebut sudah basi.

7. Rasa Makanan

Selera makan kucing memang unik. Mereka bisa memakan makanan yang sama selama berbulan-bulan, namun kemudian bisa tiba-tiba memutuskan tidak mau memakannya lagi.

Hal ini tentu akan membuat bingung siapapun pemiliknya. Nah, setelah membaca artikel ini, kalian harus punya kecurigaan kalau si kucing sudah bosan dengan rasa makanannya.

Cara Mengatasi Kucing Susah Makan

Cara mengatasinya, tergantung dari penyebab kenapa kucing kalian tidak mau makan. Pertolongan pertama mungkin bisa dengan memberikan mereka susu kucing yang mudah dicerna, dengan harapan bakteri-bakteri yang menyebabkan nafsu makan kucing terganggu, bisa mati.

Kalian juga bisa coba mengganti makanan kucing, karena bisa jadi si kucing bosan dengan rasanya. Atau malah sebaliknya. Jika si kucing mogok makan karena kalian mendadak mengganti makanan, maka berikan makanan awal yang sebelumnya diterima kucing.

Namun, jika dengan pertolongan pertama tersebut kucing kalian tetap tidak ingin makan, maka cara yang paling benar untuk mengatasinya adalah dengan membawa mereka ke dokter hewan.


FAQ Kucing Tidak Mau Makan

Apa penyebab kucing tidak mau makan?

Secara umum, penyebab kucing susah makan dibagi menjadi dua kategori yaitu, karena si kucing penyakitan atau karena makanannya tidak cocok.

Bagaimana cara mengatasi kucing susah makan?

Pertolongan pertama bisa dengan memberikan susu kucing yang mudah dicerna, dengan harapan susu tersebut bisa membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit. Kalian juga bisa mencoba mengganti-ganti makanan kucing karena bisa jadi si kucing bosan dengan makanan yang kalian sajikan.

Berapa lama kucing bisa bertahan tanpa makan?

Dalam beberapa kasus, satu hari saja kucing tidak makan, mereka akan rentan terkena penyakit. Dan kalau kucing tersebut tidak mau makan karena penyakit, maka penyakit tersebut akan menjadi semakin parah.


Demikian. Itulah tadi penyebab kucing susah makan dan cara mengatasinya. Kenali gejala-gejala nafsu makan kucing berkurang dan segera berikan pertolongan pertama dengan cara-cara yang sudah kami tuliskan di atas.

Jika mogok makan kucing berlangsung lebih dari satu hari, saran kami, bawa si kucing ke dokter hewan untuk diperiksa lebih lanjut. Hal itu lebih baik daripada menunggu si kucing kembali normal dengan pertolongan-pertolongan yang kalian tidak tahu seberapa besar efek positifnya.

Apa Komentarmu?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: