Contoh Rumusan Masalah: Cara Pembuatan, Jenis-jenis [PDF]

Contoh Rumusan Masalah – Bagaimana contoh rumusan masalah yang baik dan benar untuk pengerjaan proposal kegiatan, laporan magang, study tour, penelitian, skripsi, dan makalah? Temukan semua contohnya di sini. Silakan gunakan daftar isi di bawah untuk langsung menuju ke topik yang kalian cari. Tks.

***

Ketika kalian membuat sebuah karya ilmiah, baik itu laporan, proposal, skripsi, tesis, ataupun disertasi, tentu perlu sebuah rumusan masalah agar karya ilmiah tersebut valid.

Artinya, keberadaan rumusan masalah dalam sebuah karya ilmiah merupakan sesuatu yang penting bahkan WAJIB ADA.

Sebuah karya ilmiah yang mempunyai rumusan masalah yang baik, pasti bisa menghasilkan kesimpulan atau hipotesis yang baik pula. Oleh karena itu, mari sama-sama belajar untuk membuat rumusan malasah yang baik dan benar.

Artikel yang kami tulis di bawah ini merupakan contoh saja. Silakan disesuaikan dengan jenis karya ilmiah yang kalian sedang buat agar nyambung.

Cara Membuat Rumusan Masalah yang Baik dan Benar

Sebelum ke contoh rumusan masalah untuk beberapa jenis karya ilmiah, alangkah baiknya kalian juga belajar cara membuat rumusan masalah secara umum. Jadi, ketika kalian membuat karya ilmiah yang berbeda, kalian tidak perlu bingung. Tinggal ingat saja rumus umunya.

Nah, bagaimana rumusnya? Begini …

  • Rumusan masalah harus nyambung dengan latar belakang dibuatnya karya ilmiah tersebut.
  • Rumusan masalah menggambarkan alur atau konsep dari isi karya ilmiah yang kalian tulis.
  • Menggunakan kalimat tanya seperti apa-apakah, bagaimana, kenapa, dll. dan jangan lupa diakhiri dengan tanda tanya.
  • Tulis paragraf pengantar sebelum pembaca diarahkan ke rumusan masalah.
  • Buat satu rumusan masalah pamungkas yang membuat tujuan dari pembuatan karya ilmiah tercapai.

Kumpulan Contoh Rumusan Masalah

1. Contoh Rumusan Masalah untuk Proposal

Pertama adalah contoh rumusan masalah yang bisa kalian gunakan dalam membuat proposal.

Selengkapnya tentang cara membuat proposal bisa kalian baca di sini: cara membuat proposal yang baik.

Sebagai contoh, di sini asumsikan kalian akan membuat sebuah event atau kegiatan seni di sekolah dan memerlukan dana dari sponsor. Contoh rumusan masalahnya bisa seperti ini:

  • Apakah siswa jenuh dengan kegiatan sekolah?
  • Apakah sekolah sudah memfasilitasi dengan baik kreatifitas siswanya?
  • Bagaimana cara agar sains dan seni bisa berjalan beriringan?
  • Apakah pentas seni bisa menjadi solusi yang baik?
  • Apa keuntungan bagi sekolah, siswa, dan semua pihak yang terlibat (dalam hal ini sponsor), dalam pentas seni yang diwajibkan bagi setiap siswa untuk hadir?

Masih ada banyak contoh rumusan masalah untuk proposal kegiatan yang bisa kalian eksplor lagi. Intinya adalah, dengan rumusan masalah tersebut kalian bisa membua alur sebuah proposal agar pihak sponsor merasa yakin dengan kegiatan yang hendak kalian lakukan, dan bersedia mensponsorinya.

2. Contoh Rumusan Masalah untuk Makalah

Berikutnya adalah contoh rumusan masalah yang bisa kalian gunakan ketika membuat karya ilmiah berupa makalah.

Dalam artikel ini, kami akan membuat contohnya dalam bidang biologi. Untuk bidang-bidang lain silakan disesuaikan saja, ya!

Misalnya makalah biologi kalian membahas seputar tanaman Eceng Gondok dari A-Z. Maka rumusan masalahnya bisa seperti ini:

  • Apa itu Eceng Gondok?
  • Bagaimana ciri-ciri Eceng Gondok?
  • Di mana Eceong Gondok biasa ditemui?
  • Bagaimana Eceng Gondok berkembang biak?
  • Apa manfaat Eceng Gondok untuk kolam dan entitas yang hidup bersamanya?
  • Apakah Eceng Gondok memiliki nilai ekonomi?

Tujuan dari rumusan masalah tersebut adalah mengungkap Eceng Gondok dari mulai pengertiannya sampai ke manfaat yang bisa tanaman tesebut berikan pada manusia.

Dengan begitu, kesimpulan dari makalah biologi yang kalian buat akan sangat lengkap dan bernilai, baik itu dilihat dari sisi ilmu pengetahuan maupun dari sisi ekonomi.

3. Contoh Rumusan Masalah untuk Skripsi

Rumusan masalah yang dibuat untuk karya ilmiah skripsi tidak jauh beda dengan makalah. Hanya saja, perlu ditambahkan beberapa hal terkait survey atau penelitian yang kalian lakukan.

Misalnya skripsi kalian tentang Efektifitas Belajar Daring di Pelosok Kampung A yang Baru Masuk Listrik.

Maka rumusan masalahnya bisa seperti ini:

  • Apakah belajar daring efektif dilakukan di kampung pedalaman?
  • Berapa banyak keluarga yang memiliki akses internet di Kampung A?
  • Bagi orang-orang di Kampung A, mana yang lebih penting antara belajar dan bekerja?
  • Apa metoda yang bisa dilakukan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di Kampung A?
  • Bagaimana pengaplikasian teknologi B terhadap kampung A yang baru saja masuk jalur listrik?
  • Apa solusi sederhana untuk menyelesaikan masalah di Kampung A?

Tujuan dari skripsi bukan hanya meneliti, tetapi juga menghasilkan sebuah hipotesa solusi yang mungkin bisa dilakukan, untuk menyelesaikan masalah-masalah dari objek yang sedang diteliti.

Maka dari itu, rumusan masalah yang disusun juga harus menawarkan solusi yang kemudian, hasil dari percobaan penerapan solusi tersebut dijadikan sebuah hipotesis.

Jenis-jenis Rumusan Masalah

Setelah mengetahui cara membuat rumusan masalah secara umum dan penerapannya dalam beberapa jenis karya ilmiah, kami kira kalian juga perlu tahu tentang karakter atau jenis-jenis rumusan masalah yang umum ditemui.

  • Rumusan Masalah Deskriptif

Rumusan masalah deksriptif adalah jenis rumusan masalah yang menjadikan suatu objek atau variabel sebagai media penelitian, dan menuntut penjelasan secara dekskriptif.

Dalam jenis ini, tidak terdapat rumusan masalah yang membandingkan satu variabel dengan variabel yang lainnya. Ianya hanya membahas satu variabel atau objek saja.

Secara umum, rumusan masalah deskriptif selalu diawali dengan kata tanya ‘bagaimana’ dan ‘kenapa’. Sebab kedua kata tanya tersebut menuntut sebuah penjelasan rinci dan jelas.

Contoh rumusan masalah deskriptif: bagaimana Eceng Gondok memengaruhi kualitas air kolam?

  • Rumusan Masalah Komparatif

Rumusan masalah komparatif adalah jenis rumusan masalah yang mengkomparasikan atau membandingkan satu variabel dengan variabel lainnya.

Contoh rumusan masalah komparatif: apakah sains lebih penting daripada seni?

  • Rumusan Masalah Asosiatif

Rumusan masalah asosiatif adalah jenis rumusan masalah yang mempertanyakan keterkaitan antara satu variabel dengan variabel lainnya.

Contoh rumusan masalah asosiatif: bagaimana pengaruh aplikasi A terhadap kegiatan belajar daring di Kampung Z?

Contoh Rumusan Masalah PDF

Bagi kalian yang ingin menyimpan artikel ini sebagai referensi pembuatan rumusan masalah, kalian bisa menyimpan halaman ini sebagai PDF dengan cara:

Klik simbol titik tiga di kanan atas > print > save as PDF.

Selengkapnya bisa kalian baca di sini: cara menyimpan artikel web menjadi PDF.


Tanya Jawab

Apa itu rumusan masalah?

Rumusan masalah adalah rangkaian pertanyaan yang menggambarkan masalah dari objek yang sedang diteliti atau kegiatan yang hendak dilakukan, sehingga tujuan dari pembuatan karya ilmiah tersebut bisa tercapai.

Apa saja jenis-jenis rumusan masalah?

Ada rumusan masalah deskriptif, komparatif, dan asosiatif.


Demikian. Itulah beberapa hal yang bisa kalian pelajari tentang rumusan masalah. Dimulai dari cara membuatnya, jenis-jenis, sampai ke contoh rumusan masalah yang bisa kalian tiru untuk membuat karya ilmiah.

Apa Komentarmu?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: