contoh majas personifikasi

Contoh Majas Personifikasi Beserta Kalimatnya Lengkap

Contoh Majas Personifikasi – Baik, setelah belajar tentang macam-macam majas (4 majas utama) dan jenis-jenis majas turunannya, sekarang kita akan belajar tentang contoh majas personifikasi.

Sebelumnya, agar lebih menguatkan ingatan, akan sedikit saya singgung mengenai pengertian majas personifikasi terlebih dahulu.

Baca juga:


Pengertian Majas Personifikasi


Majas personifikasi secara bahasa berasal dari Yunani kuno yaitu prosopopoeia yang artinya memanusiakan. Maka, secara istilah,

Pengertian majas personifikasi adalah suatu majas / gaya bahasa / kiasan yang menyematkan sifat-sifat manusia pada selain manusia (hewan, tumbuhan, benda mati atau suatu keadaan); singkatnya bahasa yang menyepertikan benda mati seperti benda hidup / bernyawa.

Itulah pengertian majas personifikasi.

contoh majas personifikasi

Contoh majas personifikasi yang paling sederhana bisa kita temui dalam berita bencana alam misalnya,  longsor itu menelan puluhan korban jiwa , longsor adalah suatu keadaan sedangkan menelan adalah sifat manusia.

Atau contoh majas personifikasi sederhana ini,  pena menari-nari di atas kertas , pena adalah benda mati sedangkan menari-nari adalah sifat manusia.

Sebetulnya, bila kita paham pengertian majas personifikasi, contoh kalimatnya dapat mudah kita buat. Namun sebagai inspirasi, akan saya tuliskan beberapa contoh kalimat majas personifikasi, silakan pengembangannya bisa disesuaikan sendiri.

Contoh Majas Personifikasi

1. Burung perkutut kakek sudah bernyanyi pagi-pagi sekali (burung adalah hewan, bernyanyi adalah sifat manusia).

2. Hari ini sepertinya akan turun hujan. Lihat saja langit tidak seceria hari kemarin. (langit adalah benda mati, ceria adalah sifat manusia)

3. Kebakaran kemarin melahap habis puluhan rumah di Desa Kembang, Bandung. (kebakaran adalah suasana, melahap adalah sifat manusia)

4. Kemarin aku melihat ombak bekejar-kejaran sampai tepi pantai.

5. Bintang-gemintang menggelantung di langit malam ini.

6. Angin genit mengelus merah putihku yang berkibar sedikit malu-malu. (ini adalah penggalan lirik lagu Iwan Fals)

7. Baru saja melaju beberapa kilometer, mesin motormu sudah batuk-batuk.

8. Musim dingin kali ini terasa sangat menusuk-nusuk tulang.

9. Asap rokok telah menggerogoti paru-parunya sehingga terkena kanker.

10. Adzan subuh membelah hening langit, membangungkan para orang-orang beriman untuk shalat di Masjid.

11. Selama ini tanah warisan dari bapak yang menghidupiku hingga bisa sarjana seperti ini.

12. Sial sekali! Kartu debitku tertelan mesin ATM pagi tadi.

13. Sejak kemarin sore, Gunung Galunggung tidak henti-henti memuntahkan isi perutnya.

14. Narkoba tidak hanya merusak masa depanmu, tetapi juga keluargamu.

15. Hijab telah melindungi kaum wanita dari tindakan asusila dan eksploitasi tidak bertanggung jawab.

16. Kopiah usangnya itu tetap setia menemani Andi dari Masjid ke Masjid untuk mengikuti majlis ilmu.

17. Bola basket itu memantul melompat-lompat dengan lincah di atas lapangan yang mengkilat.

18. Bayangan tentangmu selalu berputar-putar di dalam pikiranku.

19. Waktu akan terus mengantarkan kita pada kematian, tidak peduli apakah kita sedang dalam ketaatan atau kemaksiatan.

20. Para pendaki Gunung Rinjani diselimuti kabut dan badai yang besar.

21. Gempa bumi malam tadi mengoyang-goyangkan rumah warga sampai hancur.

22. Sepedanya tersandung batu sampai jatuh mencium tanah.

23. Mentari pagi memberi salam dengan kehangatannya.

24. Seseorang tidak akan mencapai kesuksesan bila cara belajarnya hanya duduk dikelilingi tembok angkuh ruang kelas.

25. Gamis perempuan itu menyapu-nyapu lantai saking panjangnya.

26. Matahari sudah tertidur lelap, kini tugasnya digantikan oleh sang bulan.

27. Aroma masakan ibu selalu menggoda hidung kami sampai-sampai air liur menetes.

28. Tiang listrik itu berbaris rapi di sepanjang jalan menuju Gedung Kebangkitan Bangsa.

29. Banyak siaran TV tidak mendidik yang harus dihentikan oleh KPI.

30. Air matanya tergelincir sampai jenggot ketika dia mengingat dosa-dosa yang pernah dilakukan dahulu.

31. Sedari tadi awan hitam tidak henti-hentinya mondar-mandir, nampaknya akan hujan.

32. …


Demikianlah pemaparan tentang contoh majas personifikasi. In syaa Allah contoh kalimat majas personifikasi di atas akan terus diupdate seiring dengan banyaknya yang mencari contoh majas personifikasi di mesin pencari google. Untuk menerapkan majas personifikasi pada puisi, tinggal diatur-atur saja. Contoh majas personifikasi di atas berperan sebagai inpirasi. Baca juga rangkuman A – Z tentang macam-macam majas.

Apa Komentarmu?