Syafakallah, Syafakillah, Syafahallah, dan Syafahullah, Apa Artinya?

Arti Syafakallah, Syafakillah, Syafahallah, dan Syafahullah – Alhamdulillah, segala puji hanyalah milik Allah. Saya perhatikan, semakin hari semangat keberagamaan kita semakin meningkat. Dimulai dari cara berpakaian sampaipun pada status facebook.

Mungkin teman-teman sering mendapatkan ucapan ‘syafakallah’ atau ‘syafakillah’ dari orang lain ketika sedang sakit. Pertanyaannya kemudian, apa perbedaan syafakallah dan syafakillah? atau lebih jauhnya lagi, apa arti syafahallah dan syafahullah?

Mari kita bahas ūüôā

Arti Syafakallah, Syafakillah, Syafahullah, dan Syafahallah

arti syafakallah syafakillah

Pertama, arti dari syafakallah dan syafakillah adalah¬†semoga Allah menyembuhkan kamu. Perbedaannya terletak pada penggunakan kata ‘ka’ dan ‘ki’ yang bila dalam bahasa Arab, ‘ka’ diperuntukkan bagi laki-laki, sedangkan ‘ki’ diperuntukkan bagi perempuan.

Jadi …

  • Syafakallah: semoga Allah menyembuhkan kamu (laki-laki)
  • Syafakillah: semoga Allah menyembuhkan kamu (perempuan)

Lalu bagaimana dengan syafahallah dan syafahullah? arti dari dua kata tersebut masih sama, perbedaannya terletak pada di mana orang yang sedang sakit itu berada ketika doa itu disebutkan.

Bila ‘ka’ dan ‘ki’ diucapkan untuk orang kedua, yang itu berarti untuk orang yang sedang menjadi lawan bicara, ‘hu’ dan ‘ha’ diucapkan untuk orang ketiga yang bisa jadi tidak sedang berada di tempat secara langsung denganmu.

  • Syafahullah:¬†semoga Allah menyembuhkannya (laki-laki)
  • Syafahallah: semoga Allah menyembuhkannya (perempuan)

Contohnya begini: kamu sedang mengadakan reuni dengan teman-teman SMA di sebuah tempat. Hampir semua alumni hadir di sana kecuali satu orang yang bernama Andi.

Lantas kamu bertanya penasaran, “Eh, si Andi ke mana? Kok gak kelihatan?”

“Katanya dia sakit.” salah seorang temanmu menjawab.

“Oh, syafahullah.”

***

Adapun ungkapan lengkap dari doa di atas adalah syafakallah / syafakillah / syafahullah / syafahallah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba’dahu saqaman yang artinya semoga Allah menyembuhkan kamu secepatnya dengan kesembuhan yang tiada lagi sakit setelahnya.


Ungkapan atau doa di atas merupakan sesuatu yang baik. Tapi perlu digaris bawahi, ungkapan syafakallah, syafakillah, syafahullah, dan syafahallah adalah ungkapan doa yang tergolong sebagai ungkapan sehari-hari. Maksud saya, ada doa untuk orang sakit lain yang diajarkan oleh Rasulullah saw.

Bagaimana doanya?

Doa untuk Orang Sakit

Doa untuk Orang Sakit 1

doa untuk orang sakit

Kalau ditransliterasikan, jadinya begini: Allahumma rabbannaas adzhibil ba’tsa, rabbinnaasi isyfi wa antassyafii laa syifaa-a illaa syifaa-uka syifaa-an laa yughaadiru saqaman.

Artinya: Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah kesusahan. Engkaulah Dzat penyembuh, tiada kesembuhan kecuali dariMu, kesembuhan yang tiada meninggalkan penyakit sama sekali.

Doa untuk Orang Sakit 2

la ba'sa thohurun insya allah

Ada doa yang lebih sederhana daripada doa di atas dan Rasulullah saw. pun mengajarkannya seperti tersabda di dalam salah satu haditsnya,

“Apabila beliau mengunjungi orang yang sakit, beliau berkata, ‚ÄėLaa ba‚Äô-sa thahuurun Insyaa Allaah‚Äô” (HR. Bukhari)

Laa ba’-sa thahuurun insyaa Allah: Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membuat dosamu bersih, in syaa Allah.


Begitulah. Rasulullah saw. adalah suri tauladan yang baik. Beliau mencontohkan ungkapan doa yang tidak hanya mengharapkan kesembuhan dari Sang Maha Penyembuh, tetapi sekaligus memujiNya dengan ungkapan “Engkau adalah Dzat Penyembuh.”

Setelah kita mengetahui doa atau ungkapan yang baik untuk orang sakit, kiranya kita juga perlu untuk mengetahui adab-adab yang diajarkan oleh Rasulullah saw. ketika menjenguk seseorang.

Adab Menjenguk Orang Sakit

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu kita perhatikan ketika menjenguk orang sakit, agar tujuan dari perbuatan baik kita tidak sia-sia atau malah membuat orang yang dijenguk merasa jengkel. he he.

  1. Niatkanlah semua karena Allah dan mengikuti teladan Rasulullah
  2. Memberikan nasehat dan perkataan-perkataan yang baik, terutama tentang kesabaran
  3. Memegang tangan (bila mahram) dan duduk di sebelah kanan orang yang sakit
  4. Menanyakan apabila ada hal-hal yang perlu kamu bantu, dan bila kamu sanggup maka bantulah
  5. Tidak berlama-lama mengobrol dalam menjenguk. Persingkatlah dan jangan menjenguk terlalu sering. Berikan waktu istirahat yang lebih banyak
  6. Doakanlah dengan doa yang baik-baik (seperti yang sudah dituliskan di atas)

Adapun perkara-perkara yang harus dihindari:

  1. Masuk ke ruangan dengan cara tidak sopan
  2. Berlama-lama ketika menjenguk
  3. Berbicara / mengobrol yang tidak penting
  4. Menjenguk di waktu-waktu istirahat (pagi sekali atau larut malam)
  5. Menakut-nakuti tentang penyakitnya

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Sesama muslim bagaikan satu tubuh. Ketika saudara seiman kita, terlebih yang menjadi sahabat seperjuangan kita mengalami musibah sakit, maka sudah menjadi keharusan bagi kita untuk menjenguk dan mendoakannya, sebab Rasulullah saw. pernah bersabda:

“Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. bersabda, ‘hak seorang muslim terhadap muslim lainnya itu ada enam; (1) Bila kamu bertemu dengannya, ucapkanlah salam. (2) Bila ia mengundangmu, penuhilah undangannya. (3) Bila ia meminta nasehatmu, berilah dia nasehat. (4) Bila dia bersin mengucapkan ‘alhamdulillah’, maka doakanlah dengan mengucapkan ‘yarhamukallah’. (5) Bila ia sakit, jenguklah. (6) Bila ia meninggal, iringilah jenazahnya.'” [HR. Muslim]


Sampai di sini sudah jelas, betapa kemudian Rasulullah saw. mengajarkan kita sebagai ummatnya untuk tetap berkasih sayang pada siapapun, dan terlebih kepada sesama muslim. Ini adalah peluang ibadah horizontal atau habluminannas, yang akan mendapatkan pahala dari Allah swt. Namun, hendaknya niatkan semua ini semata-mata untuk ibadah dan mendekatkan diri pada Allah, bukan untuk mengharapkan pahala belaka.

Demikian  penjelasan tentang arti syafakallah, syafakillah, syafahullah, dan syafahallah, ditambah sedikit penjelasan tentang adab dan keutamaan ketika menjenguk orang sakit. Semoga bisa bermanfaat.

Apa Komentarmu?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.