5 Tokoh yang Cocok Menggantikan Presiden Jokowi

5 Tokoh yang Cocok Menggantikan Presiden Jokowi – Bapak Presiden Joko Widodo sudah menjabat selama 2 tahun lebih. Didampingi oleh Wakilnya Bapak Muhammad Jusuf Kalla, beliau telah menetapkan kebijakan-kebijakan yang revolusional, baik pro ataupun kontra dengan masyarakat.

Hal ini menjadi fenomena tersendiri di tengah masyarakat kita. Sejak ditetapkannya sebagai presiden, Indonesia seakan terbelah menjadi dua kubu yang sampai hari ini masih terus bersilang pendapat. Padahal masih banyak hal yang harus dilakukan dan menjadi PR bagi kita, sebagai warga Negara, dalam hal pengabdian pada tanah air tercinta.

Mari untuk bersikap netral dalam membaca tulisan ini dengan tetap mendoakan agar Bapak Jokowi dapat bertugas dengan baik dan diberikan kesehatan; amanah pada janji-janjinya.

Nah, 5 tokoh ini digadang-gadang dapat menggantikan Bapak Jokowi menjadi presiden di periode yang akan datang.

Note: Nomor tidak mengurutkan mana yang lebih baik dari kelima tokoh di bawah.


1. Ridwan Kamil


presiden indonesia ridwan kamil
hot.yukbisnis.com

Siapa, sih, yang gak kenal Ridwan Kamil? Lelaki ganteng yang akrab disapa Kang Emil ini adalah walikota tergaul yang dimiliki Indonesia. Kebiasaannya bermedia sosial memberi impact besar terhadap gaya kepemimpinannya. Facebook dan twitter menjadi pemangkas birokrasi dan penyampaian aspirasi warga yang mempunyai keluhan.

Beliau sekarang menjadi Walikota–the caretaker of– Bandung. Banyak prestasi yang sudah ditorehkan oleh beliau, di antaranya adalah dua kali memboyong piala adipura ke Bandung dalam kategori kota metropolitan dan kirana (kota yang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan, pariwisata, dan investasi yang berbasis lingkungan hidup)

Tidak hanya itu, di fans page facebook pribadinya juga banyak sekali foto-foto di mana beliau sedang menerima penghargaan.

Kalau dilihat dari status-status facebooknya, Kang Emil ini tipe pemimpin yang easy going, banyak berbuat, berilmu, dan solutif terhadap permasalahan. Hal ini tentu menjadi poin plus bagi seorang Kang Emil kalau menjadi Presiden Indonesia.


2. H. Ahmad Heryawan, Lc


presiden indonesia ahmad heryawan
alchetron.com

Gubernur yang hangat disapa Kang Aher ini mempunyai segudang prestasi. Dapat dikatakan, hampir tiap bulan. Wow! Kalau kalian lihat biografinya di Wikipedia saja (yang belum update) dijamin akan pusing melihat berapa banyak penghargaan yang sudah didapatkan Jawa Barat di bawah kepemimpinannya.

Kang Aher merupakan putra sunda asli. Beliau lahir di Sukabumi. Sosoknya begitu prestisius. Bekerja dalam hening, tau-tau beres aja. Selain itu, beliau hafal al-Qur’an 30 Juz, lho!

Bukti-bukti sudah jelas, maka … poin plus untuk Kang Aher kalau menjadi presiden Indonesia!


3. Dr. KH. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A


presiden indonesia muhammad zainul majdi
lombokita.com

Beliau adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat yang sudah menjabat selama 2 periode (2008 – 2013 dan 2013 – 2018). Bapak Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang ini adalah seorang pemimpin yang ahli Qur’an, atau sebaliknya ahli Qur’an yang adil memimpin.

Riwayat pendidikan beliau yang tidak tanggung-tanggung itu, (S1 – S3 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir; lulus dengan predikat Jayyid Jiddan) membuatnya menjadi seorang yang mempunyai pandangan luas.

Kemudian beliau dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan adil. Beliau juga seorang yang cerdas; yang kemudian berjasa memajukan NTB seperti pada video ini


4. Prabowo Subianto


presiden indonesia prabowo subianto
cepatlambat.blogspot.com

Kita semua telah tahu bahwa beliau adalah calon presiden yang tidak terpilih di pemilu terakhir. Banyak yang kemudian menghujat beliau dengan mengomentari masa lalunya, padahal beliau adalah sosok yang berani yang memiliki cita-cita tinggi.

Salah satu cita-citanya adalah membangun negeri ini secara mandiri dari segi ekonomi, politik, dan kebudayaan dengan tidak berkompromi dengan asing jika itu merugikan. Kita tahu kata-kata ‘bocor’ dari beliau, dan memang benar … Indonesia sedang bocor.

Keinginannya untuk mengamankan kekayaan Indonesia dia buktikan dengan menentang ekonomi liberal kapitalis, yang akhirnya membuat Amerika was-was dan takut.

Bukankah itu salah satu sifat yang harus dimiliki pemimpin negeri ini sekarang? Ditakuti oleh asing = dihormati.


5. Kamu!


presiden indonesia kamu
blog.empirix.com

Perubahan besar dapat dimulai dari dirimu. Sebab setiap kita adalah presiden bagi diri kita sendiri, yang membuat kebijakan, yang melaksanakan, dan mengawasi. Mari selamanya untuk meninggalkan perdebatan dan persaingan dan memulai untuk berkolaborasi untuk Indonesia yang lebih baik.

Kamulah pahlawan masa depan Indonesia. Di tanganmulah, in syaa Allah, Indonesia akan mengambil gilirannya bukan hanya dalam menyejahterakan negeri sendiri, tetapi juga memimpin dunia yang mulai terseok-seok.

Para pemimpin muda Indonesia; kamu! haruslah mewarisi semangat Ir. Soekarno yang pernah menggabung seluruh bangsa-bangsa terjajah di dunia dalam sebuah gerakan Internasional agar Indonesia tidak dibuat panik oleh krisis, supaya kita tidak dibuat bertengkar oleh masalah-masalah kecil, supaya kita tidak dibuat terpecah-pecah oleh perkara-perkara yang membuat kita tidak pernah menjadi bangsa yang besar.

Indonesia adalah sebuah mahakarya besar, karya akumulatif antar generasi. Indonesia ini tidak akan pernah berdiri hanya dengan ide, keringat, darah, dan air mata satu orang, itulah sebabnya yang diperlukan Indonesia masa depan bukanlah seorang presiden! Tapi satu tim impian.

Bila kamu guru, majukanlah pendidikan Indonesia dari sekarang!

Bila kamu teknokrat, majukanlah perindustrian Indonesia dari hari ini!

Bila kamu seorang penulis, perkenalkanlah keindahan Indonesia dengan gerakkan penamu, detik ini!

Bila kamu seorang tukang becak, supir ojek, pedagang kaki lima, atau apapun … mulailah memajukan Indonesia dengan apapun yang kamu bisa: jujur dan ikhlas dalam setiap perbuatan.

Tetapi terlebih dari itu, mari kita berhenti untuk membahas tentang jabatan, sebab jabatan itu berbeda sekali dengan karya. Berkaryalah! #SaveNKRI dimulai dari diri sendiri.